Assalamualaikum wr wb. Bertemu lagi dengan saya Aiman di artikel ini, yang pertama saya ucapkan terima kasih untuk semua yang telah sempat membaca artikel ini. Saya Nurul Aiman dari jurusan Manajemen fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang semester 2, saya menulis artikel ini untuk memenuhi tugas kewarganegaraan saya,terima kasih semuanya. untuk kali ini saya akan menceritakan kisah dari seorang guru saya yang sangat membantu dan mensupport saya selama masa sekolah dulu, jadi saya tidak akan pernah melupakan guru saya ini. Hari ini saya menemui guru saya tersebut yaitu pak Verry seorang guru TIK di SMK Negeri Rembang, beliau mulai mengajar di SMK Negeri Rembang mulai dari 2008 silam. Beliau tidak langsung menjadi guru begitu saja tetapi banyak perjalan yang berliku liku yang di hadapi beliau mulia lulus dari SMA. Beliau banyak bercerita tentang pengalaman beliau sebelum menjadi seorang guru seperti sekarang, Sejak SMP pak very jalan kaki untuk pergi dan pulang sekolah sampai SMA pun beliau berjalan kaki untuk ke sekolah meskipun jarak sekolah dari rumah beliau bisa di katakan cukup jauh dan ditambah lagi setelah pulang sekolah beliau mengikuti Les tambahan yang tempatnya juga jauh dari sekolahnya, setiap hari beliau jalani sampai di dalam hati pernah berkata “kenapa hanya aku yang berjalan kaki sedangkan teman temanku naik sepeda semua”, tapi beliau juga sadar memang keadaan ekonomi keluarga beliau sulit dan kadang untuk membeli beras saja masih kurang apalagi meminta uang saku, karena beliau selalu juara satu jadi selama sekolah beliau tidak pernah membayar uang gedung ataupun yang lainnya jadi beliau bersekolah tanpa membayar apapun karena termasuk siswa berprestasi. setelah itu beliau mulai menulis puisi atau kata kata di majalah seperti majalah Dodo dan lain lain, katanya setiap beliau menulis 1 karangan beliau di beri upah 15ribu rupiah sementara uang yang beliau dapat ditabung semuanya, setelah lulus sekolah pak Verry mencari pekerjaan selama dua tahun tetapi tidak dapat pekerjaan dan pernah bekerja menjaga toko yang gaji Perbulannya 100 ribu perbulan nya, beliau jalani pekerjaan tersebut selama 5bulan, dan kemudian pak very ikut kakaknya ke tempat kerja kakaknya sampai beliau juga di angkat untuk kerja di sana bersama kakaknya tetapi ibu pak Verry sempat keberatan, beliau bekerja disana selama 6 bulan dan memutuskan untuk pulang ke rumah.
Setelah pulang kerumah pak Verry di terima di pabrik panasonic yaitu salah satu pabrik di kawasan industri pier, kemudian beliau berkuliah di kampus swasta jurusan ilmu komputer. beliau berkuliah sambil bekerja , meski di sambi kerja nilai beliau tidak pernah turun dan selalu mendapatkan beasiswa jadi untuk kuliah tidak perlu membayar, sampai suatu saat ada orang yang bilang ke pada beliau kalau sebenarnya beliau sudah mampu membayar uang kuliah karena sudah bekerja di pabrik dan lebih baiknya beasiswa tersebut di berikan teman beliau yang kurang mampu untuk membayar uang kuliah? Kemudian pak Verry terdiam dan berkata di dalam hati “ benar juga ya, toh saya masih mampu membayar uang kuliah karena saya sudah bekerja, karena perkataan orang tersebut jadi beliau memutuskan untuk memberikan beasiswa tersebut kepada temannya yang kurang mampu untuk membayar uang kuliah, selama perkuliahan pak Verry sering sekali bahkan setiap hari mengerjakan tugas teman teman kelasnya dan bahkan beliau berkata kalau dari fakultas lain datang ke beliau dan meminta bantuan untuk mengerjakan tugasnya dan kata beliau untuk mengerjakan tugas tugas tersebut teman teman bahkan orang lain memberikan pak Verry imbalan karena sudah membantu mengerjakan Tugasnya. Sampai suatu saat sudah memasuki semester 5 dan beliau PKL di sekolah yang lumayan dekat dengan rumahnya yaitu SMK Negeri Rembang dan setelah selesai magang atau PKL beliau melanjutkan kuliah sampai beliau lulus.
Setelah lulus beliau menjadi guru di sekolah dimana beliau dulu PKL yaitu di SMK NEGERI REMBANG, beliau mulai menjadi guru di sekolah tersebut mulai 2008 dan sampai sekarang ini beliau masih mengajar di sekolah tersebut. Semua yang pak Verry lalui tidak terlepas dari batuan dan dukungan dari keluarga dan yang pling utama ini adalah sudah kehendak Allah. Selain menjadi guru TIK beliau juga menjadi kepala ekstrakulikuler Kelompok Pecinta Lingkungan Hidup atau sering di sebut KPLH. Meskipun pak Verry bukan wali kelas ku tetapi aku menganggap pak very lebih dari itu, karena beliau sering sekali mengingatkan,mengajari, dan memberi motivasi agar aku bisa berubah menjadi lebih baik lagi. menurut pendapat saya sendiri beliau adalah guru yang sangat terbuka kepada murid muridnya dan sangat menginspirasi agar semua murid menjadi lebih baik lagi kedepannya, dan tadi beliau berpesan kepada saya jika mau melakukan sesuatu apapun itu Kita harus ikhlas dan tulus karena jika kita mengerjakan sesuatu dengan ikhlas dan tulus pasti Allah akan memberkahi sesuatu yang kita lalukan dan pasti akan membuahkan hasil yang baik dan sempurna. Pak very selalu memberikan wejangan kepada kita para muridnya untuk selalu menjauhi maksiat termasuk pacaran, bahkan pal very sering mendoakan muridnya yang pacaran agar segera putus wkwkw. Tapi itu semua demi kebaikan kita semua, dan iya yang terpenting dimanapun kita berada jangan pernah lupakan Allah , buat diri kita semakin dekat dengan Allah sedekat dekatnya karena semua yang kita lakukan jika kita dekat dengan Allah semua akan di permudah dan berkah. Intinya semua yang di lakukan murid muridnya pasti selalu beliau dukung selagi itu memang benar, bukan hanya di dukung tapi beliau memberi dorongan agar apa yang kita lakukan itu berhasil dan sukses. Baiklah sekian cerita dari saya, terima kasih pak Verry sudah sempat berbincang bincang dengan saya, sedikit berbincang tetapi banyak pengalaman. terima kasih banyak pak Verry selama ini telah memberi semangat, motivasi,dukungan dan dorongan sampai saya menjadi seperti sekarang ini. Intinya saya berterima kasih sebesar besarnya kepada pak Verry yang seorang sosok guru tanpa membeda bedakan muridnya selalu mendukung, memotivasi, menasihati, membantu dan mendorong semua muridnya untuk menjadi insan yang lebih baik lagi kedepannya, guru yang sangat membantu muridnya meskipun sudah menjadi alumni tetapi beliau menganggap kita semua bukan alumni tetapi tetap siswa atau muridnya yang dulu, banyak kebanggaan banget dan ga bisa berkata apa apa lagi. Intinya saya mengucapkan terima kasih sebesar besarnya. Sekian dari saya teman teman, jika ada kesalahan kata, ketik dan lainnya saya mohon maaf yang sebesar besarnya karena saya juga pemula, terima kasih telah membaca artikel saya ini semoga semua senang, aminn. Sekian dari saya jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf, saya Nurul Aiman mohon pamit undur diri Wassalamualaikum wr. Wb sampai ketemu di artikel selanjutnya temen temen

Tidak ada komentar:
Posting Komentar