Kamis, 11 Maret 2021

Pentingnya toleransi antar agama

 


Assalamualaikum wr wb. Hallo temen temen hari ini belajar mengenal agama saudara kita yuk, perkenalkan nama saya Nurul Aiman mahasiswa jurusan manajemen 20 UIN MALIKI MALANG semeter 2, saya menulis ini untuk memenuhi tugas kewarganegaraan. Indonesia ini banyak sekali bahasa,suku, ras, dan agama yang bervariasi, meskipun berbeda beda kita harus tetap bertoleransi terhadap sesama saudara Kita setanah air ini. Menghargai perbedaan sangatlah penting untuk menjaga perdamaian antar beda agama. langsung saja kita akan banyak bertanya dan berbagi pengalaman tentang antar agama, salam toleransi. Disini saya bersama teman saya yaitu fito akan sharing sharing tentang agama dia dan aku. Fito beragama Katolik dia sangat baik dan bergaul tanpa memilih milih teman dia juga terbuka orangnya, fito bercerita bahwa dia memeluk agama Katolik dan dia memiliki Tuhan yaitu Yesus, Tuhan agama Katolik adalah Yesus. Kata fito di dalam Kristen (Katolik) harus di baptis atau wajib karena agar mendapatkan hubungan baik dengan Yesus Kristus. Baptisan dikenal sebagai sakramen inisiasi Kristen yang melambangkan pembersihan dosa. Baptisan juga melambangkan kematian bersama Yesus. Dengan masuk ke dalam air, orang yang dibaptiskan itu dilambangkan telah mati. Ketika ia keluar lagi dari air, hal itu digambarkan sebagai kebangkitannya kembali.


Sekarang saya akan menanyakan kapan waktu untuk beribadah ke gejera kepada Fito, kata fito waktu untuk beribadah ke gereja adalah setiap hari minggu , kata fito untuk jam beribadah biasanya mulai jam 12 siang dilakukan secara bersama sama , aku juga bertanya siapa yang memimpin selama beribadah? Fito menjawab yaitu Romo (pastor),  Romo (pastor) adalah gelar panggilan yang di berikan oleh umat Katolik di beberapa daerah di Indonesia kepada imam Katolik, katanya sih gelar panggilan ini berdasarkan atas 1 Korintus 4:15 dan 1 tesalonika 2:11 - 12. Penggunaan kata "pastor" berasal dari Alkitab. Dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama, digunakan kata רעה (ra'ah) dalam bahasa Ibrani untuk "gembala". Kata ini digunakan 173 kali untuk menggambarkan tindakan memberi makan kepada domba-domba seperti dalam Kitab Kejadian 29:7 dan juga sehubungan dengan manusia seperti dalam Yeremia 3:15, "Aku akan mengangkat bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku; mereka akan menggembalakan kamu dengan pengetahuan dan pengertian.


Di dalam agama Katolik (Kristen)  ada hari besar yaitu hari besar Paskah dan natal. Hari Paskah adalah perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen. Bagi umat Kristen, Paskah identik dengan Yesus, yang oleh Paulus disebut sebagai "anak domba Paskah"; jemaat Kristen hingga saat ini percaya bahwa Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan, dan pada hari yang ketiga bangkit dari antara orang mati. Kata fito diadakan puasa di hari Paskah. Sedangkan natal adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tahun oleh umat Kristiani pada tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Natal dirayakan dalam kebaktian malam pada tanggal 24 Desember; dan kebaktian pagi tanggal 25 Desember. Di saat tengah bercerita tentang natal fito juga bertanya kepada ku apa hari besar Islam dan aku menjawab hari raya Idul fitri setiap Idul fitri  semua sanak keluarga berkumpul. Sedangkan kata fito saat hari natal pun orang orang kristiani berkumpul bersama keluarganya masing masing dengan damai selama malam natal. 


Dan aku akan bertanya kepada fito tentang pandangannya terhadap umat muslim. Kata fito selama berteman dengan orang muslim dia bilang orang muslim baik dan bertoleransi terhadap dia dan menurutku sebaliknya. Sekian dari saya cerita dan sharing sharing tentang agama saudara kita, tetap jaga toleransi sesama saudara setanah air, salam toleransi. Jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar besarnya, terima kasih telah membaca artikel ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar