Assalamualaikum wr wb. hallo semua sobat pembaca, bertemu lagi dengan saya di artikel lanjutan part 1 Kemaren. Perkenalan saya Nurul Aiman mahasiswa semester 2 universitas Islam negeri Maulana Malik Ibrahim Malang jurusan manajemen fakultas ekonomi. Di part 2 ini saya meneruskan cerita part 1 dan di tambah tentang biografi diri saya hehe. Ngomong ngomong terima kasih ya semuanya sudah mampir untuk membaca artikel saya semoga senang dan bisa menghibur ya. Lngsung saja saya pertama akan menceritakan tentang biografi saya. Hallo aku Nurul Aiman atau di kenal dengan Aiman hehe saya anak kedua tapi kaka ku sudah wafat sejak bayi jadi bisa di anggap anak pertama dan anak satu satunya ye kan, aku lahir di Pasuruan tanggal 05 November 2001, ayah dan ibu ku Sama sama dari Pasuruan. Sejak kecil aku di asuh budhe karena ayah dan ibu aku kerja pulang nya sore dan baru sore aku bertemu ayah dan ibu aku. Sampai aku sekolah di TK MASHITOH aku di antar dan di jemput oleh budhe ku dan di asuh oleh beliau. Saat aku SD aku sudah tidak Di antar ke sekolah cuma tapi tetap di asuh oleh beliau sampai aku kelas 6 SD. Sejak SMP aku sudah berani di rumah sendirian hehe aslinya masih takut tapi memaksakan untuk berani. Ayah dan ibuku kerja seharian untuk di tabung dan diinvestasikan untuk masa depan ku. Kadang pulang jam 9 malem dan aku sendirian di rumah kalau takut ya ke rumah budhe.
Menginjak SMP aku sudah agak mandiri, makan tidak di suapin,baju tidak di ambilin, sepatu dan kaos kaki tidak di siapin. Jadi aku tidak bersama budhe ku lagi tapi setiap hari main ke rumahnya, ketika aku kelas 7 SMP budhe aku sakit dan hampir 1 tahun lebih dan saat aku kelas 8 SMP budhe ku yang menjaga aku mulai dari bayi sampai SMP sudah wafat jujur sedih banget dan aku merasa sangat kehilangan. Sampai aku Sudah memasuki SMK dan mengambil jurusan kimia industri, di SMK ini aku di ajari dan di persiapkan untuk bekerja di perusahaan kimia entah makanan atau minuman dan barang barang lainnya. Jadi 3 tahun di persiapkan untuk bekerja saat lulus. Aku pengen banget kerja di perusahaan kimia besar seperti pabrik minuman terkenal. Saat aku menginjak kelas 12 SMK dan itu pun semester 2 atau semeter akhir aku baru mempunyai keinginan untuk kuliah, padahal temen temen kelas aku sudah mengikuti recruitmen dari perusahaan perusakan besar yang bekerja Sama dengan sekolahku. Jadi kampus yang bener bener menjadi incaran ku adalah Polinema jadi semester 2 aku coba ikut snmpn Polinema tidak lolos jujurly sedih sih tapi tidak tahu diri kalau nilai rapot pas pasan, lalu coba ikut sbmpn Polinema dan yang awalnya test ke sana karena ada pandemi jadi untuk sbmpn 2020 pake nilai raport dan aku tahu kalau raport ku pas pasan tapi aku tetap optimis dong al hasil waktu pengumuman aku belum bisa lolos, dan ya tinggal jalur mandiri aku coba jalur mandiri dan ternyata test nya via online jadi ini kesempatan terakhir untuk membuktikan kepada ayah ibuku dan temen temenku yang telah mendukung aku. Waktu pengumuman aku ga lolos ya Allah sedih dan kecewa banget, aku tidak bisa membuktikan kepada orang tua dan temen temen terdekat aku kalau aku bisa. Dan ya sejak pengumuman aku sedih banget gatau mau ngapain ke depanya mau kuliah kerja atau ngapain aku masih belum mikir sejauh itu. Lalu guru aku coba nyaranin untuk aku kuliah di uin Malang. Pertama di tawari gitu lngsng di dalam hati hahh uin?? Pertama aku ga mau dan sempat menolak dengan alasan pngn nyoba ke Jember dulu. Karena menurutku sendiri diriku ini basicnya bukan islamic banget masa iya kuliah di uin. Semenjak guruku menawari dan memberi saran aku selalu mikir gimana ya kalau aku kuliah di uin? Disana kan metode Islam dan harus ma’had juga tapi disana negeri dan maju. Karena impianku bisa kuliah di campus negeri jadi aku memutuskan untuk daftar jalur mandiri di uin malang dan kenapa aku pindah jurusan karena aku sudah trauma dengan kimia dan sempat membayangkan pengen jadi pengusaha yang sukses jadi aku pngn kuliah di fakultas ekonomi saja , jadi aku daftar dah mengikuti test masuk campus uin awalnya hanya coba coba dan ternyata lolos beneran ya Allah alhamdulillah. Jadi aku kuliah di kampus uin Malang dengan terpaksa heheh. Setelah aku lolos, aku memutuskan untuk pergi ke rumah guru yang telah merekomendasikan ku untuk kuliah ke uin Malang, aku bercerita antara senang dan sedih lolos di uin yang pertama aku senang karena aku masuk jurusan yang akreditasinya A dan kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Itu Negeri, selanjutnya aku sedih karena aku sendiri ga terlalu islamic dan ternyata metode pembelajaran di uin Malang 50 % materi Islam atau akhirat dan 50 % materi dunia. Dan akupun bilang kalau aku terpaksa kuliah di uin, lalu guru ku bilang ke aku “mau negeri mau swasta kalau kita niat untuk menuntut ilmu insya alllah ilmu pengetahuan yang kita pelajari akan berkah dunia akhirat”
Dan sampai saat ini aku masih tetap kuliah di universitas Islam negeri Maulana Malik Ibrahim Malang di jurusan manajemen fakultas ekonomi berkat motivasi dan dukungan dari guru ku. Dan aku ingin jadi pengusaha yang sukses dan bisa memberikan lapangan kerja bagi orang sekitar yang membutuhkan heheh. Semoga bisa tercapai aminnn. Oh iya udah dulu ya cerita dari aku semoga kalian semua suka dan terhibur, terima kasih ya yang telah mampir untuk membaca artikel saya, tungguin part selanjutnya yaa hehe, sekian jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar besarnya Wassalamualaikum wr wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar